Dari Ricardo Carvalho Hingga Zinedine “Zizou” Zidane
July 8th, 2007 by agustri![]()

Tahun 2007,
sepertinya menjadi tahunnya Indonesia
untuk mempertontonkan diri di mata dunia, bahwa kita sanggup menyuguhkan sebuah
turnamen sepakbola yang berkelas, dimana, partai final dan perebutan tempat
ketiga Piala Asia plus partai penyisihan grup D akan dilangsungkan selama satu
bulan di Gelora Bung Karno dan satu partai di Gelora Jaka Baring, Palembang.
Aroma Piala Asia sendiri sudah sangat terasa beberapa hari ini menjelang kick
off Indonesia vs Bahrain yang akan dilangsungkan pada hari Selasa nanti. Sementara,
laga pembukaan Piala Asia sudah dimainkan di Thailand sabtu kemaren, dengan hasil
1-1 tim gajah putih vs Irak.
Terlepas dari animo masyarakat menyambut pagelaran akbar Piala Asia, dua momen
yang tentu masih diingat oleh kita adalah kedatangan dua bintang sepakbola
dunia. Ya, bek Chelsea dan timnas Portugal, Ricardo Carvalho sudah menyambangi
Indonesia beberapa hari yang lalu, sementara maestro Zinedine Zidane hari jumat
kemaren tiba di Jakarta.
Baik Carvalho maupun Zidane, pada acara kedatangannya di Indonesia terkhusus di
Jakarta, sempat memberikan pelajaran penting bagi para pecinta bola. Kalau
Carvalho fokus pada coaching clinic bersama pemain bertahan Yeyen Tumena, lain
halnya dengan Zidane yang sempat bertemu Presiden SBY di istana negara – Zidane
sempat melakukan atraksi di depan Bapak Presiden serta melakukan beberapa
kunjungan di wilayah sukabumi.
Entah
apakah memang untuk turut menyemarakkan pagelaran Piala Asia ataukah tidak, yang
jelas kedatangan dua bintang sepakbola dunia itu tentu menjadi daya tarik
tersendiri bagi pecinta bola tanah air.
Apalagi, sudah
cukup lama sekali bintang sepakbola dunia tidak hadir ke negeri ini. Tentu
saja, itu tidak terlepas dengan berbagai kondisi pelik yang mendera negeri kita
tercinta selama ini.
Semoga, kedatangan mereka berdua merupakan tonggak hadirnya bintang-bintang
sepakbola yang lain seperti Diego Maradona ataupun yang lain.
————————–
————————–
————————– —————–
Senin, 09 Juli 2007,
Selamat Jalan, Adieu, Zizou…
JAKARTA
- Kunjungan hari terakhir pemain sepak bola legendaris asal Prancis
Zinedine Zidane kemarin diakhiri bermain sepak bola di lapangan sepak
bola PTIK Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Tadi malam Zizou -panggilan populer Zidane- telah kembali ke Prancis bersama ketiga anaknya dan istri tercinta Veronique.
Selama
di Indonesia, ratusan penggemar mantan bintang Real Madrid itu bisa
bertemu langsung mewakili ribuan bahkan mungkin jutaan pecinta bola.
Baik sewaktu di Istana Presiden, saat mengunjungi Desa Cisaat,
Sukabumi, Futsal on The Street, hingga sore tadi di lapangan sepak bola
PTIK.
Dalam kesempatan ramah tamah dengan wartawan di PTIK
kemarin, Zidane menuturkan keinginannya untuk kembali merumput suatu
saat nanti. "Saat ini saya memang masih sangat menikmati pekerjaan
menjadi duta Danone untuk anak-anak. Tapi, saya tidak akan selamanya
bekerja di sini. Tentu suatu saat nanti saya ingin kembali aktif di
sepak bola," tuturnya.
Zidane kembali ke dunia sepak bola tentu
bukan sebagai pemain. Sebab, usianya saat ini 35 tahun. Jika kembali ke
lapangan hijau nanti, Zidane ingin duduk sebagai pelatih. "Untuk
kembali, saya ingin melihat perjalanan waktu terlebih dahulu," katanya.
Sambil
menunggu waktu yang tepat, Zidane kini mencoba untuk total menekuni dan
menyelami pekerjaannya sebagai duta Danone. Karena itu, pemain yang
sukses membawa Prancis merajai Piala Dunia 1998 itu tak berkerut dahi
ketika harus berkumpul dengan orang-orang pelosok dan anak-anak kecil.
Zidane justru antusias untuk bisa lebih dekat dengan mereka. "Saya
ingin terus berbagi ilmu dengan anak-anak. Cara untuk mendekati mereka
tentu dengan menggunakan nama besar saya," ujarnya.
"Selain
berbagi ilmu dengan anak-anak, saya juga cukup antusias untuk
memotivasi masyarakat agar memiliki pendapatan dan kesehatan yang lebih
baik," sambung mantan gelandang Juventus tersebut. Selamat jalan,
Zizou…. (fim)
sumber : indopos
NB : info tentang carvalho disini http://elzafir.wordpress.com/2007/06/30/jumpa-fans-ricardo-carvalho-di-indonesia/






