Secukil Kisah dari GBK

Secercah harapan kini menaungi kubu timnas Indonesia untuk meraih hasil positif di dua laga berikutnya usai semalam sukses menumbangkan Bahrain 2-1 pada partai pembuka Grup D, Piala Asia 2007 yang berlangsung di stadion Gelora Bung Karno.
Sukses ini juga menjadi pelipur lara bagi negeri kita yang hingga kini terus mendapatkan bencana di sana-sini– yang terbaru tentu saja meletusnya gunung Gamkonora di daerah Maluku Utara serta banjir yang sempat mendera berbagai daerah di negeri ini.
Negeri kita adalah negeri kaya, orang bilang "gemah ripah loh jinawi, toto tentrem karto raharjo". Sayang, itu hanyalah sebuah puitis kata-kata yang kalah oleh waktu, dan kalah oleh kegagalan dalam mengurus bangsa ini.
Ok, kita kembali ke lapangan, sebagai warga negara Indonesia, kita tentu bangga timnas kita bisa menang di partai pembuka grup. Apalagi , ini adalah edisi ketiga tim merah putih turut serta di perhelatan paling akbar negara-negara se-Asia.
Terlepas dari buruknya kinerja panitia, dengan masih banyaknya calon penonton yang nggak kebagian tiket dan nggak bisa masuk plus aksi calo yang mondar-mandir yang mengalikan tiket awal dua sampai tiga kali (daripada nyalo mending jualan atribut timnas seperti kaos, khan lebih halal bung), perjuangan pasukan Ivan Kolev memang patut diacungi dua jempol.
Sempat saya miris di babak pertama lantaran dua pemain tengah sang Kapten Ponaryo Astaman dan Mahyadi Panggabean harus ditarik ke luar lapangan karena cedera, Syamsul Chaerudin dan Eka Ramdani yang menggantikannya ternyata cukup mumpuni menggempur barisan belakang Bahrain yang semalam cukup tangguh.
Apalagi, sorakan para suporter Indonesia yang tak henti-hentinya menyuarakan yel-yel "Indonesia….Indonesia…Indonesia…" turut membuat seisi Gelora Bung Karno menjadi gemuruh. Saya pun serasa merinding waktu itu di stadion, meskipun tidak berada di stadion selama 90 menit, karena harus maghriban.
Timnas unggul melalui dua gol yang diawali oleh gol Budi Sudarsono di awal babak pertama usai menerima umpan Firman Utina dan gol Bambang Pamungkas hasil rebound tendangan keras lagi-lagi Firman Utina dari luar kotak penalti.
Semoga saja, di dua laga kala bertemu Arab Saudi dan Korea Selatan, timnas kita bisa kembali mendulang kemenangan. Tentu saja, yang perlu dipupuk sekarang adalah masalah mental dan kesiapan fisik para pemain. Terus berjuang Ponaryo dkk, kami di belakangmu. Bravo Timnas..!!!
Link terkait:
http://detiksport.com/boladunia/index.php/home.read/tahun/2007/bulan/07/tgl/11/time/092528/idnews/803384/
idkanal/73
http://detiksport.com/boladunia/index.php/home.read/tahun/2007/bulan/07/tgl/11/time/020046/idnews/803322/
idkanal/73
http://detiksport.com/boladunia/index.php/home.read/tahun/2007/bulan/07/tgl/11/time/001750/idnews/803321/
idkanal/73
http://detiksport.com/boladunia/index.php/home.read/tahun/2007/bulan/07/tgl/10/time/192201/idnews/803261/
idkanal/73
http://detiksport.com/boladunia/index.php/home.read/tahun/2007/bulan/07/tgl/10/time/225604/idnews/803313/
idkanal/73
http://detiksport.com/boladunia/index.php/home.read/tahun/2007/bulan/07/tgl/10/time/213733/idnews/803309/
idkanal/73
http://pssi-football.com/id/view_news_111082.php?id=977
Gol:
http://www.youtube.com/v/_selzMPFQoI
http://www.footytube.com/2007/07/11/indonesia-2-1-bahrain/