Archive for May, 2007

Menuju Prancis - Danone Cup 2007

Sunday, May 27th, 2007

Tulisan ini sebenarnya sudah dua/tiga minggu yg lalu pas ada seleksi tim danone untuk mewakili indonesia ke Prancis. Sabtu pagi,
kebiasaan saya adalah berolahraga ke monas. Hari itu seperti biasanya, sesuai
jadwalah, saya berangkat sambil membawa tas merah berisikan sepatu dan bola
tentunya. Ups, ada yang kelewatan, sebelum
berangkat biasanya sih mencuci baju dulu, kali ini nyucinya dipending dulu,
hehehe pas lagi males.  

 

Setelah
berolahraga (main futsal) sama temen2 rencananya sih mau maen lagi,  karena sudah ditungguin temen2 dari indosat di
kuningan, akhirnya berangkat kesono. Jadi dech hari sabtu maen futsal dua kali.

 

Usai bermain
futsal, sekitar pukul 2 siang, aku sempetin mampir di stadion soemantri
brodjonegoro. Ada rame2, eh ternyata lagi ada kejuaraan danone nations cup,
pertandingan sepakbola antar anak2 usia 10-12 yang diikuti oleh delapan tim
perwakilan dari seluruh indonesia dimana juaranya akan dikirim ke Prancis untuk
diadu dengan negara-negara lain dan berkesempatan bertemu legenda dunia
Zinedine Zidane.

 

Ternyata nonton
sepakbola anak-anak asik juga ya. Lihat aja ketika anak-anak kecil itu bermain,
mereka masih polos lo. Ada yang dengan gaya jatuh mengerang kesakitan seperti
pemain internasional aja hehehe :D. Lalu, melihat gaya pemain kecil dari
Papua yang item manis dengan gocekan yang lincah cukup begitu menghibur penonton
yang menonton waktu itu.

 

Tak terasa menonton tibalah waktu ashar, akhirnya
saya memutuskan untuk balik. Ceritanya saya potong ya. Karena, keesokannya saya
berangkat ke Soemantri lagi untuk menonton Danone nations cup lagi, kali ini di
babak semifinal hingga final.

 

Menonton dari pagi, eh siang dink sekitar
pukul 11 siang saya datang sendiri, sebelum beberapa temen saya hadir, baik
yang di tribun kanan maupun kiri.
Jenuh juga ya ternyata nonton hari itu daripada nonton yang hari sabtu.
Masak, pertandingan-pertandingannya dari pagi hingga siang semuanya adu penalti
hehehe :D, sebelum akhirnya di partai puncak tim kesayangan dari jawa
timur menjadi juara usai mengalahkan tim dari Papua.

 

Semoga saja, tim
jatim nanti bisa menjadi wakil terbaik dari Indonesia untuk mengulangi
kesuksesan tim sulsel yang menjadi wakil Indonesia tahun lalu, dimana mereka
menjadi juara empat.
Harapan tinggi sebagai warga
negara

indonesia

,
semoga sepakbola kita terus semakin maju, dan tidak mandeg di tempat. Bravo
sepakbola nasional.

 

Cuaca

Tuesday, May 22nd, 2007

Udah lama ya ndak nulis di blog jadi kangen
nich….hehe :D

Coretan pertamaku kali ini mungkin hanya
sedikit berkomentar tentang cuaca, waduh nulisnya kok formil formil sih, biarin!!.
Sebenarnya bukan lebih kearah itu pembicaraan kita kali ini, tapi melihat kondisi
bumi yang semakin hari semakin panas, dengan begitu cepatnya waktu bergerak
dari senin hingga senin lagi membuat kita seharusnya selalu intropeksi diri dan
bijak dalam mengarungi setiap jengkal kehidupan ini, waduh kok ceramah hehehe :P.

Pernah nggak anda membayangkan bahwasannya
sejak dulu, pasnya dari sd kali ya, kita selalu diberi tahu bahwa di

Indonesia

itu ada dua musim, musim panas dan dingin yang sudah diatur rentang waktunya. Namun
sayang, perkiraan seperti itu kayaknya saat ini sudah tidak banyak berlaku.
Bayangin saja, sekarang ini kita mengalami musim apa, kok hawanya ndak tentu. 

 

Bukti cukup sahih sangat saya rasakan kala
hari jumat lalu pas ndak bawa payung ke kantor.
Mungkin karena merasa cuacanya bakalan cerah dari
pagi hingga malam. Eh, prediksiku salah total, ketika pas dalam perjalanan
pulang, saya kehujanan pas nyampai halte sarinah. Terpaksa wes, waktu itu
aq nunggu sampai reda, sembari hujan ditambah terpaan angin mengenai badan yang
terbungkus jaket biru ini, yah basah kuyup.

 

Itulah sedikit
cerita di akhir pekan lalu soal hujan yang sekarang ini agak sulit diprediksi.
Apakah ini akibat dari pemanasan global ya…Wallahualam, hanya Allah yang tau
segala-galanya.

Teknologi Web 2.0

Wednesday, May 9th, 2007

Contributed by: Isak_Rickyanto

   

Web 2.0 adalah buzzword
terbaru di dunia internet. Berbagai inovasi dan fitur-fitur baru yang
muncul di dunia web membawa suatu pandangan baru tentang jenis situs
web atau aplikasi web yang disebut web 2.0.

Apakah Anda sudah mengetahuinya kalau situs-situs kesayangan Anda mungkin sudah merupakan wujud dari tipe web 2.0.

   

Istilah
web 2.0 disebut-sebut oleh Dale Dougherty dari O’Reilly Media yang
melakukan brainstorming dengan Craig Cline dari Media Live untuk
menghasilkan ide konferensi di mana mereka menjadi host. Akhirnya pada
bukan Oktober 2004 O’Reilly Media, Battele dan MediaLive mlakukan
konferensi web 2.0 pertama dan kedua pada bulan Oktober 2005.

Sebelum muncul istilah web 2.0 yang sering digunakan adalah istilah semantic web.

Ada beberapa karakteristik teknis maupun umum yang menggambarkan suatu situs merupakan situs tipe web 2.0

Secara teknis atau teknologi:
- Memanfaatkan CSS, valid XHTML, dan Microformat
- MS ClickOnce
- Teknik Rich Application seperti Ajax
- Java Web Start
- Flex/Lazlo/Flash
- XUL
- Syndikasi data dengan RSS/Atom
- Agregasi dari RSS/Atom
- URL yang bersih dan berarti
- Mendukung posting ke weblog
- Menggunakan API REST (Representational State Transfer) atau XML Web Service
- aspek jaringan sosial

Umum:
- Mudah untuk memasukkan data atau mengambil data dari sistem
- Pengguna memiliki datanya sendiri pada situs
- Berbasis web murni

Bila dibandingkan antara web 1.0 dengan web 2.0 secara contoh:

Web 1.0 Web 2.0
DoubleClick -> Google AdSense
Ofoto -> Flickr
Akamai -> BitTorrent
mp3.com -> Napster
Britannica Online -> Wikipedia
Personal Websites -> Blogging
evite -> Upcoming.org dan EVDB
spekulasi nama domain -> Optimasi Search Engine
page view -> Cost per click
screen scraping -> Web services
publishing -> Participation
content management system -> Wikis
direktori (taksonomi) -> Tagging("folksonomy")
stickiness -> Syndication

Dapat dikatakan bahwa web 2.0 menyajikan suatu layanan web yang
berpusat pada user di mana user dimudahkan untuk menggunakan berbagai
layanan yang ada. Misalkan dalam hal user interface suatu situs web
yang menggunakan teknologi flex (aplikasi rich internet berbasis flash
dari macromedia yang sekarang adobe), lazlo(platform aplikasi flash
open source) atau menggunakan ajax secara intensif seperti gmail atau
google map maka situs itu bisa dikatakan merupakan situs tipe web 2.0.
Anda bisa mencoba aplikasi-aplikasi ajax atau Rich Internet Application berbasis flash pada situs-situs berikut:
http://www.gmail.com
http://www.lazlomail.com
http://map.google.com
http://mail.yahoo.com (Anda harus daftar dulu di link yang ada pada
What’s New untuk mencoba versi user interface terbarunya yang sudah
memanfaatkan Ajax)

Perlu anda ketahui bahwa Ajax adalah kependekan dari Asynchronous Java
Script yang memungkinkan aplikasi web yang lebih interaktif dan kaya
fitur sehingga menyerupai kemampuan aplikasi desktop.

Lalu pemanfaatan tag untuk pengkategorian data yang disubmit oleh user
sendiri sehingga user lain dapat mencari atau menemukannya menggunakan
tag-tag juga merupakan salah satu karateristik jenis web 2.0.
Contoh situs yang memanfaatkan tag-tag untuk contentnya adalah:
http://del.icio.us
http://wwww.technorati.com
http://www.digg.com
http://www.standpoint.com
http://www.askeet.com

Desentralisasi seperti Napster atau pun Bittorrent juga merupakan
bagian dari teknologi web 2.0 karena tidak ada server terpusat yang
melayani berbagai kebutuhan pengguna tetapi mendayagunakan komputer
jaringan pengguna yang ada di dalamnya.

Publikasi artikel, berita yang sebelumnya didominasi situs resmi
seperti cnn.com, news.com, atau detik.com, kompas.com untuk Indonesia,
sekarang sudah mulai disaingi oleh publikasi non resmi dari perorangan
atau lembaga yang tidak ada hubungannya dengan publikasi data media
seperti biasanya melalui blog sehingga kadangkala informasi dari blog
bisa lebih cepat atau lengkap.
Aplikasi blog ini juga merupakan bagian dari web 2.0.

Dalam aplikasi blog ini juga biasanya disediakan fasilitas sindikasi di
mana kita dapat menampilkan judul berita dari sumber lain sehingga kita
dapat menampilkan judul content dalam berbagai blog menggunakan
aplikasi yang bisa membaca sindikasi itu, baik lewat browser web maupun
aplikasi desktop. Ketersediaan sindikasi ini atau pemanfaatan sindikasi
untuk menampilkan berita juga merupakan bagian dari teknologi web 2.0.

Pemanfaatan web service serta REST sebagai teknologi pendukung
merupakan salah satu karakteristik web 2.0 di mana kita dapat membangun
aplikasi web tanpa menyediakan atau membuat fungsi-fungsi pendukung
aplikasi sendiri tetapi memanfaatkan fungsi-fungsi aplikasi yang
disediakan dari web lain melalui kedua teknologi ini. Jadi misalkan
anda ingin menyediakan search engine di situs Anda, maka Anda bisa
membuat aplikasi yang memanggil fungsi-fungsi layanan search dari
Google atau Yahoo menggunakan REST/Web Service sehingga seakan-akan
aplikasi Anda dapat menyediakan layanan ini tanpa membuat fungsi search
sendiri.

Pemanfaatan partisipasi user secara menyeluruh juga merupakan bagian
karakteristik dari teknologi web 2.0, contohnya adalah Wikipedia di
mana content dari wikipedia ini dibuat oleh banyak sekali pengunjung
yang langsung dapat mengedit isi dari wikipedia sehingga wikipedia
menjadi ensiklopedia dinamis yang terus bertambah isinya setiap saat
sehingga dapat mengalahkan kelengkapan isi ensiklopedia lain.

Ebay, Amazon maupun Google juga merupakan situs-situs yang mempelopori
web 2.0 di mana mereka memanfaatkan respon user untuk content atau
layanan yang mereka sediakan.
PageRank dari Google memanfaatkan klik dari user pada hasil pencarian
untuk memberikan penilaian ketepatan hasil pencarian, Ebay memanfaatkan
pengguna untuk layanan jual beli melalui internet di mana penjual dapat
dinilai oleh pembeli-pembelinya secara online, sedangkan Amazon
merupakan situs e-commere yang memanfaatkan respons user untuk
menghasilkan pencarian produk yang lebih sesuai serta memberikan
informasi produk apa adanya melalui fasilitas review.

Dari berbagai uraian ini, semoga Anda dapat mengerti arti web 2.0 dan membedakan suatu situs adalah situs web 2.0 atau tidak.

Link untuk mengetahui web 2.0 lebih lanjut:
http://www.wikipedia.com/Web2.0
http://www.oreillynet.com/pub/a/oreilly/tim/news/2005/09/30/what-is-web-20.html
sumber:benpinter

Oleh : Andi Setiawan

 


Internet

Dunia internet seakan-akan telah menjadi
bagian hidup dari masyarakat modern saat ini. Betapa tidak, karena internet
secara lengkap menyediakan kebutuhan akan informasi, berita, serta ilmu
pengetahuan. Dengan internet seolah-olah tidak ada lagi batasan antar ruang dan
waktu dalam berkomunikasi dengan berbagai orang di berbagai belahan dunia.
Sebagai konsumen dari teknologi web tentunya mengharapkan tampilan layar yang
mengasyikan serta mudah dipakai dan dimanfaatkan. Pada dasarnya web merupakan
suatu kumpulan hyperlink yang menuju dari alamat satu ke alamat lainnya
dengan bahasa HTML (HyperText Markup Languange).

 

Teknologi AJAX

 

Dalam pengaplikasian web HTML tidak
mungkin sendiri dalam membuat suatu desain yang benar-benar bagus. Oleh karena
itu HTML selalu ditemani oleh CSS (Cascading Style Sheet) untuk mempercantik
desain, JavaScript untuk membuat tampilan yang dinamis, dan XML (eXtensible 
Markup Language) yang digunakan untuk mendefinisikan format data . Teknologi
penggabungan dari JavaScript dan XML saat ini yang marak disebut dengan AJAX
(Asynchorous JavaScript And XML) yang menekankan pada pengelolaan content dalam
website.

 

Perkembangan Web 2.0

 

Inovasi dalam dunia web semakin hari
kian mengalami perkembangan yang berarti, ini dibuktikan dengan adanya Teknologi
Web 2.0 yang dikembangkan sekitar tahun 2004. Walaupun sudah termasuk lama
kedengarannya oleh para praktisi web, namum sebagian besar mereka masih
bertanya-tanya tentang fungsi dan kegunaannya. Web 2.0 merupakan teknologi web
yang menyatukan teknologi-teknologi yang dimiliki dalam membangun web. Penyatuan
tersebut merupakan gabungan dari HTML, CSS, JavaScript, XML, dan tentunya AJAX.

 

Perkembangan web 2.0 lebih menekankan
pada perubahan cara berpikir dalam menyajikan konten dan tampilan di dalam
sebuah website.
 
Dalam perkembangannya Web 2.0
diaplikasikan sebagai bentuk penyajian halaman web yang bersifat sebagai program
desktop pada umumnya seperti Windows. Fungsi-fungsi pada penerapannya sudah
bersifat seperti desktop, seperti drag and drop, auto-complete, serta
fungsi lainnya. Aplikasi Web 2.0 disajikan secara penuh dalam suatu web browser
tanpa membutuhkan teknologi perangkat yang canggih dari sisi user. Tidak
mengherankan bila suatu aplikasi (software) dapat diakses secara online tanpa
harus menginstalnya terlebih dahulu. Software tersebut misalnya software
pengolah kata (seperti MS Word) atau software pengolah angka (seperti MS Excel).

 

Teknologi ke depan suatu software
berbasisi web tidak lagi dijual melainkan suatu fasilitas gratis yang dapat
digunakan setiap waktu. Permasalahan manajemen file juga tidak merepotkan,
bahkan file dapat disimpan dan juga dapat di-sharing dengan user lain.
Implementasi dari teknologi Web 2.0 dapat dilihat pada aplikasi sprearsheet pada
Google yang merupakan aplikasi untuk operasi mengolah angka seperti MS Excel.
Aplikasi ini dapat dilihat pada http://spreadsheets.google.com/ , tentunya
aplikasi tersebut membutuhkan suatu akun Google untuk memasukinya.

 

 

Suatu web 2.0 biasanya digunakan
sebagai akhir
dari siklus peluncuran produk software, mengilustrasikan setiap produsen
software tidak lagi meluncurkan produknya dalam bentuk fisik. Karena web menjadi
platform, pengguna cukup datang ke website untuk menjalankan aplikasi yang ingin
mereka gunakan. Hasil dari pengembangan fitur di dalam software dapat langsung
dirasakan oleh pengguna. Software tidak lagi dijual sebagai produk namun berupa
layanan (service).

 

Karakteristik
Web 2.0

 

Kemudahan
berinteraksi antara user dengan sistem merupakan tujuan dibangunnya teknologi
Web 2.0. Interaksi tersebut tentunya haruslah diimbangi dengan kecepatan untuk
mengakses, oleh karena itu diperlukan suatu bandwith yang cukup untuk loading
data. Loading data tersebut dilakukan saat pertama kali membuka situs, data-data
tersebut antara lain CSS, JavaScript, dan XML. Salah satu karakteristiknya
adalah adanya d
ukungan pada
pemrograman yang sederhana dan ide akan web service atau RSS. Ketersediaan RSS
akan menciptakan kemudahan untuk di-remix oleh website lain dengan menggunakan
tampilannya masing-masing dan dukungan pemrograman yang sederhana.

Adanya kemajuan inovasi pada antar-muka di sisi pengguna merupakan karakter dari
Web 2.0. Dukungan AJAX yang menggabungkan HTML, CSS, Javascript, dan XML pada
Yahoo!Mail Beta dan Gmail membuat pengguna merasakan nilai lebih dari sekedar
situs penyedia e-mail. Kombinasi media komunikasi seperti Instant Messenger (IM)
dan Voice over IP (VoIP) akan semakin memperkuat karakter Web 2.0 di dalam situs
tersebut.
sumber :www.wahanakom.com