Testimoni Akhir Tahun 1426H
Monday, January 30th, 2006Testimoni Akhir Tahun 1426H
Message: Testimoni Akhir Tahun 1426H
——————————————–
Gempa tsunami tahun lalu..
Penyakit…. Longsor… Banjir Bandang ….
Kehilangan nyawa,
Kehilangan orang tua,
Kehilangan suami,
Kehilangan istri..
Kehilangan anak …
Kehilangan sanak saudara
Kehilangan harta benda…
Kehilangan segalanya…
Ingatkah…
kaum-kaum yang durhaka
kaum-kaum yang telah musnah
Ingatkah…
Kaum ‘Ad yang sombong dan angkuh
menafikan seruan sang ‘HUD’
kembali kepada La Ilaaha illallah
Didera 7 hari 7 malam Angin I’shar
Angin ribut musim dingin yang sangat dingin
sampai ketulang
Ingatkah…
Kaum Tsamud yang tak pernah bersyukur
diberi nikmat negeri yang subur dan lembah yang
indah
menyembelih Unta Betina yang besar
menafikan seruan sang "SHALIH"
kembali kepada La Ilaaha Illallah
Didera penyakit 3 hari berturut-turut
Disusul Gempa dan Pekik Suara menakutkan memekak
gendang telinga
Ingatkah…
Kaum Maydan yang mengurangi timbangan,
mencari keuntungan diri dengan merugikan orang lain
Penganiayaan hak orang lain
kebohongan, pemalsuan, penipuan dan kecurangan
menafikan seruang sang "SYU’AIB"
kembali kepada La ilaaha Illallah
Dibinasakan Pekik dan Guntur dahsyat
Suara dentuman letusan gunung merapi
suara banjir bandang yang menakutkan
Ingatkah…
Kaum yang menafikan seruan sang "NUH"
seruan selama hampir 950 tahun
kembali kepada Laa Ilaaha Illallah
Kaum yang menertawakan pembuatan bahtera didarat
Kaum yang menolak naik bahtera "NUH"
tenggelam dalam taufan dan banjir bandang
datang dari dalam tanah ditengah gurun
Ingatkah…
Kaum yang menafikan seruan sang "LUTH"
kembali kepada Laa Ilaaha Illallah
Kaum yang senang dengan teman sejenis,
Kaum yang menolak menikah dengan lawan jenis
Adzab datang diwaktu subuh
Hujan batu tanah liat
Gempa bumi dahsyat negeri dijungkirbalikan
Anak istri "Luth" pun lenyap ditelan bumi
Ingatkah …
Fir’aun yang perkasa
Penguasa yang menuhankan dirinya
Tenggelam bersama pengikutnya
di lautan Qulzum
Menolak ajakan sang "MUSA"
kembali kepada Laa ilaaha illallah
Ingatkah…
begitulah azab Tuhanmu,
apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang
berbuat zalim.
Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih
lagi keras.
Masihkah …
Kau Tuhankan hawa nafsumu
Kau Tuhankan anak istrimu
Kau Tuhankah harta bendamu
Kau Tuhankan ambisi pribadimu
Kau Tuhankan kemewahanmu
Kau Tuhankan kekuasaanmu
Kau Tuhankan jabatanmu
Kau Tuhankan partaimu
Kau Tuhankan berhala dunia ciptaanmu
Masihkah..
Bangga dengan kezholiman melupakan keadilan
Kekerasan dan perampasan hak-hak rakyat kecil
Pongah keuntungan diri diatas penderitaan orang lain
Malas menjalankan perintah-Nya
Tak henti mendekati larangan-Nya
Segeralah
mohon ampun kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya
QUM..!
Bangkitlah wahai orang yang berselimut
Tegakkan… Laa Ilaaha Illallah
Atau kau tunggu Negeri ini hancur…
"Jamrud khatulistiwa" lenyap dari peradaban
Salam Perenungan
-i2n-
Ju’muah, 27 Dzulhijjah 1426H
Tiada kata akhir untuk belajar seperti juga tiada
kata akhir untuk
kehidupan,
dan tugas paling sulit dalam hidup
adalah….belajar untuk sabar.
from kopi