Archive for September, 2005

Two Weeks at home (sedih dan gembira)

Tuesday, September 27th, 2005

Two Weeks at home
(sedih dan gembira)

 

Duka dan senang memang datang
tidak diduga, segalanya sudah diatur oleh Allah SWT, penguasa sekalian alam
ini. Hal itu pun yang aku rasakan
dalam masa dua pekan di kotaku yang kini rasanya dingin banget, banyuwangi.

 

Hari itu, Senin (11/7), aku pulang dari Jakarta setelah sebelumnya pada
hari jumatnya izin terlebih dulu pada pimpinan. Berangkat dari Gambir
seharusnya pukul 17.30, namun, karena dasar lemot, perjalanan pun harus ditunda
hingga usai maghrib (maklumlah ada liburan dua minggu anak-anak s

eko

lahan).

 

Mungkin bak pepatah habis jatuh tertimpa tangga pula, perjalananku naik
kereta Gajayana tujuan Stasiun Malang berlangsung banyak hal tidak mengenakkan.
Setelah beragkat telat, di kereta pun aku dapat duduk berdesakkan bersama
seorang ibu yang membawa putrinya, “ngalah donk guss…..hehehehe!!!!. Selama
perjalanan, aku pun lebih sering jalan-jalan di lorong-lorong gerbong kereta api.

 

Dan tidak hanya itu saja, ternyata apakah karena jurusannya ke malang
jadinya perjalananku menjadi “malang”, sekitar pukul 24.00, keretaku berhenti
selama satu jaman di daerah Larangan, berdekatan dengan kota Cirebon. Kereta
berhenti lama karena ada pergantian kepala alias lokomotif, hiksss ……!!!!!.

 

Banyaknya aral merintang selama perjalanan, akhirnya pun berlalu melawan
waktu, aku tiba di stasiun Malang sekitar pukul 14.00 lebih, memperpanjang r

eko

r naik kereta eksekutif terlama yang pernah tak
tumpangi, (berangkat sore datang menjelang sore lagi, waduh capek donk.. ).

 

Itu belum seberapa, setelah tiba di Malang, aku sebenarnya sempat berpikir,
antara mau numpang di bu kostku dulu di Sawojajar, di tempat temannya kakakku
di Malang ataupun langsung ke Arjosari menjemput Bus.

 

Namun, setelah berpikir cepat, akhirnya akupun lebih memilih langsung
pulang saja, dan dengan catatan aku
sampai larut malam. Dan ternyata hal itupun menjadi kenyataan, dimana aku tiba
di Banyuwangi sekitar jam 23.00 malam. Dalam perjalanan menuju ke Arjosari, aku
naik angkot AMG (lek nggak salah), ada tiga bocah kecil bersama kedua orang
tuanya berantem lagi, wah nambah orang pusing aja….

 

Tiba di Arjosari, aku sempatin makan dulu, dan melaksanakan kewajiban yang
sempat tertunda. Kemudian, sambil nyari kue bentaran, aku lalu naik bus patas
Akas tujuan Jember(maksudnya sich langsung ke Jember taunya hanya sampai
Probolinggo, wuihh,….payah).

 

Meskipun sedikit juga kecewa karena hanya diberhentikan di Probolinggo, aku
akhirnya langsung naik Bus lagi jurusan Jember, syukur ada seorang kenalan yang
selama perjalanan aku ajak ngobrol,
namanya Andre anak UNEJ.

Sesampainya di Jember, perjalanan berlanjut ke banyuwangi. Di Jember,
akupun sebenarnya sempat berpikir lanjut atau tidak pula untuk pergi pulang
mengingat sudah aku anggap malam yaitu sekitar pukul 20.30 malam. Namun, meskipun penumpang agak sepi, aku
nekat pulang dan sampai di benculuk sekitar pukul 23.00 malam. Tidak menunggu lama, aku pun nelpon kakakku
setelah nyampai di benculuk. Aku akhirnya nyampai rumah sekitar pukul 23.30
malam.

 

 

Setelah tiba di banyuwangi, aku
memutuskan untuk tinggal agak lama mengingat kondisi keluarga di rumah sedang
tidak kondusif plus sedang sakit kerasnya kakekku.

 

Rabu (13/7) pagi, aku akhirnya bertemu keluarga di rumah kakek dan langsung
melihat kakek yang terbujur di rumah sambil mengeluh rasa sakit yang mungkin
telah menjadi beban beratnya selama ini.

 

Entah pulangku ini sendiri adalah firasat ataukah memang panggilan untuk
sekedar pulang, Jumat (15/7), kakekku yang juga merupakan ayah dari ibu aku,
tutup usia, subhanallah, innalillahi wa innailaihi roji’un. Setelah
kembalinya kakek ke rahmatullah, aku putuskan untuk kembali ke Jakarta setelah
tujuh harinya.

 

Terlepas oleh kesedihan yang mengarungi seluruh keluargaku, tiap pagi,
kadang siang atau sore aku lebih banyak bantu-bantu ayah, kakakku memetik jeruk
(di kebon lagi panen kecil) ataupun bantu anggota keluarga yang lain. Tiap
malam, kadang tidur di tempat kakek, di rumah ayahku ataupun di rumah kakak
keduaku, yang berdekatan dengan rumah kakek.

 

 

Banyuwangi yang sebenarnya bukan asli tempat keluarga turun temurun kami
(keluarga kami dari mbah dulu dari kawasan jawa bagian tengah, jadinya banyak
yang nggak bisa bahasa osing, bahasa asli banyuwangi) sendiri jauh beda dengan
beberapa tahun yang lalu. Kalau tahun-tahun yang lalu sering berhawa panas,
kini berbeda 180 derajat yaitu dingin banget, kayak di gunung aje…..takut mandi
jadinya kalau udah sore. Tapi enak looo selama di rumah, makan terjamin
hehehhe….hawa sejuk mengarungi, dan nggak panas, tiap hari bercanda sama keluarga,
ponakan dan sepupu lainnya.

 

Namun, segalanya pun harus diakhiri sementara waktu, aku akhirnya tiba
saatnya untuk balik lagi ke Jakarta. Sebenarnya aku punya schedule balik hari
sabtu, tapi molor jadi hari Senin hehehe.

 

Berangkat dari Banyuwangi pada hari Senin (25/7) lalu, naik bus LORENA
sekitar pukul 09.00 pagi. Dan akhirnya nyampai kembali di Jakarta melalui
terminal Rawamangun sekitar 09.30 pagi. Alhamdulillah

 

Dari segelumit
cerita di atas, ada banyak hal yang bisa dipetik. Di antaranya, kesedihan dan
kegembiraan manusia kadang datang begitu cepat dan lama. Manusia tidak ada yang
sempurna dan segalanya sudah ada yang mengatur yaitu Allah yang maha pencipta
(khaliq). Manusia di bumi bakal saling kehilangan dengan insan yang lain.
Karena, tiap-tiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian, itu pasti. Udah ach, segitu dulu aja ceritanya, kalau
mau nambah atau kurang jelas, dan masih perlu tambahan detailnya Tanya aja sama
aku yang nulis sambil belepotan karena kecapekan nich….

 

Wes yooo. Maafin kalau ada
salah-salah kata, wassalam.

Juli lalu 2005

Ibunda

Friday, September 16th, 2005

Ibunda

Ibunda….

Di tirai
pagi kubersandar pada dinding kesedihan

Di senandung alam
kuberbaring pada rajutan kerinduan

 

Ibunda….

Telah jauh jarak
antara kutub-kutub tubuh kita

Membentang
kerinduan di dalam anak-anak sungai di ujung mata kita

 

Ibunda….

Coba kukumpulkan
keindahan dunia untuk ganti hadirmu

Coba kupilah yang
terbaik untuk isi kerinduanku

 

Tapi bunda….

Dunia takkan
mampu menggantikanmu

Pilahan yang
terbaik takkan lagi coba kuisi dalam rinduku

 

Dunia…ah apalah
arti dunia ketika surgapun di telapak kakimu

Menopang segala
yang ada di tubuh, hati dan luapan kasih sayangmu

Hingga begitu
indah setiap detik dalam rahimmu

Hingga begitu
indah setiap detik dalam gendonganmu

Hingga begitu
indah setiap detik dalam pangkuanmu

Hingga derita kau
rasa indah demi anandamu

 

Lalu…..kenapa
hanya rindu yang ananda punya untuk ibunda

 

Tidak bunda….

Rindu ini hadir
dalam Doa anandamu

Agar surga selalu
hadir untukmu

Bukan hanya di
telapak kakimu

Menanti Pergi Yang Tak Kembali

Friday, September 16th, 2005

Menanti Pergi Yang Tak Kembali

Submitted by : Nur
Mawaddah

Yang muda yang
bersantai diri

Yang tua yang
mengingat mati

Mengapa yang muda
tak hiraukan Ilahi

Mengapa yang tua
sibuk mengingati

 

Karenakah yang
tua merasa dekati mati

Karenakah yang
muda masih lama mati

Tidakkah kita
bersadar diri

Ajal dini bisa
menjemput diri

Sesungguhnya…

 

Tiada sia-sia
tiap sesuatu dicipta-Nya

Melainkan
setiapnya penuh manfaat

Sarat petunjuk
dan peringatan

Bagi orang-orang
yang memperhatikan

 

Sayang nian
banyak tiada mengerti

Begitu banyak
manusia melalaikan diri

Terbuai tipu daya
duniawi

Terlupa kampung
halaman tempat kembali

Akhir Cerita Cinta

Wednesday, September 14th, 2005

sandiwarakah selama ini
setelah sekian lama kita telah bersama

inikah akhir cerita cinta
yang sekalu aku banggakan
didepan mereka

entah dimana kusembunyikan rasa malu
oh…
kini harus aku lewati
sepi hariku
tanpa dirimu lagi

biarkan kini ku berdiri
melawan waktuku
untuk melupakanmu
walau sakit hatiku
namun aku bertahan

entah dimana kusembunyikan rasa malu..
kini harus aku lewati
sepi hariku
tanpa dirimu lagi
biarkan kini kuberdiri
melawan waktu
kini harus aku lewati
tanpa dirimu….

biarkan kini ku berdiri
tanpamu
tanpa kehadiran dirimu
namun aku bertahan

link bagus nich ke : http://fitri2005.blogsome.com/category/2/glen/

Ada Band - Setengah Hati

Friday, September 9th, 2005

G F#m
Tertegun ku memandangmu
   Em D A
Saat kau tinggalkanku .. menangis
G F#m
Bodohnya ku mengharapmu
Em D A
Jelas sudah tak kau pedulikan cintaku

(*)
G      F#m
Mestinya telah kusadari
Em F# Bm Am
Betapa perih cinta tanpa balasmu
G F#m
Harusnya tak ku paksakan
Em F#m Gm A
Bila akhirnya kan melukaiku

Reff :
D    C#m Bm   Am G F#m
Mungkin ku tak akan bisa jadikan dirimu kekasih
Em A
Yang seutuhnya mencintaiku
D   C Bm
Namun kurelakan diri
Am G
Jika hanya setengah hati
Gm D
Kau sejukkan jiwa ini

G F#m
Ku hanya terus berharap
Em D A
Satu hari kau mampu .. sadari
G F#m
Tiada yang pernah mengerti
Em D A
Sepertiku setulus hati mencintaimu

Kembali ke : (*), Reff

Coda : D  C#m  Bm  Am G  F#m Em A

Kembali ke : Reff (3x)

Bahasa pemrograman apa yang paling handal ?

Friday, September 9th, 2005

Bahasa pemrograman apa yang paling handal saat ini dan di masa akan datang & kemungkinan dipakai sepanjang masa? Habis sekarang aku lagi belajar Visual Basic 6, tapi sedikit kritikan dari teman yang mengatakan bahwa VB tidak relevansi dengan zaman. Apa benar demikian!

Kehandalan bahasa pemgrograman tergantung dari aplikasi apa yang akan Anda bangun, bahasa pemrograman .NET merupakan salah satu yang populer saat ini, sebagian juga mengatakan C# dan Visual Basic (VB).

Banyak sekali tipe bahasa pemrograman yang bekerja sangat baik. Jika Anda akan membuat aplikasi yang berhubungan dengan finansial, VB adalah standar bahasa pemrograman yang dipakai. Jika Anda ingin bekerja dengan databases dan reporting, SQL dijadikan standar.

Bahasa pemrograman VB juga banyak dipakai untuk membuat aplikasi berbasis dekstop (stand alone), tetapi apabila Anda ingin membangun aplikasi pada telepon seluler (ponsel) Anda tidak dapat menggunakan VB, Anda membutuhkan bahasa pemrograman lain yang mampu berintegrasi dengan ponsel, yaitu Java atau lebih tepatnya J2ME (Java 2 Micro Edition) yang merupakan bahasa standar pemrograman pada perangkat yang memiliki memori kecil (misal: ponsel, pda, pager).

Anda tidak harus memilih satu saja bahasa pemrograman lalu menguasainya dengan sangat baik, VB mudah untuk dipelajari dan memiliki produktivas tinggi, tapi untuk level lebih rendah, fitur-fitur VB sangat terbatas. Belajar lebih dari satu bahasa pemrograman akan memiliki keuntungan, semakin banyak Anda dapat menulis bahasa pemrograman, semakin besar ilmu pengetahuan Anda tentang jenis-jenis pemrograman.

Apabila berminat belajar bahasa pemrograman berbasis web, kami sarankan PHP karena gratis (open source), cakupan library sangat luas, mudah dipelajari dan sangat mudah untuk diintegrasi di berbagai sistem operasi, tetapi belajar Perl/CGI juga bagus.

ok, selamat belajar (^_^)

Wassalamu’alaikum wr. wb.

Konfigurasi Apache dengan PHP dan Oracle pada Windows 2000

Friday, September 9th, 2005

Konfigurasi Apache dengan PHP dan Oracle pada Windows 2000

Publikasi: 13/07/2005 11:35 WIB
Assalamu’alaikum wr. wb.

Bagaimana cara melakukan konfigurasi manual PHP pada Apache, sistem operasi yang saya gunakan Windows 2000 dan database Oracle.

Sebelumnya, terima kasih atas bantuannya.

Ibnu

Jawaban:

Wa’alaikumsalam wr. wb.

Untuk mengkonfigurasi PHP secara manual dengan aplikasi server Apache, Anda membutuhkan paket PHP versi kompresi (.zip) bisa Anda download di alamat http://www.php.net

Berikut langkah-langkah mengkonfigurasi PHP dengan Apache pada komputer lokal:

Langkah 1:

- Ekstrak paket PHP (.zip) ke dalam direktori c:/php
- Pastikan file php.exe berada dalam direktori c:/php

Langkah 2a Instal PHP sebagai CGI binary

- Buka file install.txt pada direktori c:/php kemudian carilah (find) ScriptAlias
- Anda akan menemukan beberapa baris seperti dibawah ini

….

ScriptAlias /php/ "c:/php/"
AddType application/x-httpd-php .php

# For PHP 4 Action application/x-httpd-php "/php/php.exe"

# For PHP 5 Action application/x-httpd-php "/php/php-cgi.exe"

….

- Gandakan (copy) dua baris awal dan 2 baris berikutnya tergantung Anda menggunakan PHP 4 atau PHP 5

Langkah 2b Instal PHP sebagai Apache Module, lebih aman daripada menginstal sebagai CGI binary

- Buka file install.txt pada direktori c:php kemudian carilah (find) ScriptAlias
- Anda akan menemukan beberapa baris seperti dibawah ini

….

For PHP 4:
# Add to the end of the LoadModule section LoadModule php4_module "c:/php/php4apache.dll"

# Add to the end of the AddModule section AddModule mod_php4.c

For PHP 5:
# Add to the end of the LoadModule section LoadModule php5_module "c:/php/php5apache.dll"

# Add to the end of the AddModule section AddModule mod_php5.c

For both:
# Add this line inside the <IfModule mod_mime.c> conditional brace AddType application/x-httpd-php .php

# For syntax highlighted .phps files, also add AddType application/x-httpd-php-source .phps
….

- Gandakan (copy) baris-baris tersebut sesuai dengan kebutuhan Anda

Langkah 3:

- Buka file httpd.conf pada direktori c:/program files/apache group/apache2/conf
- Taruhlah (paste) ke bagian paling bawah file httpd.conf beberapa baris yang dicopy tadi kemudian simpan (save)

Langkah 4:

- Buka file php.ini pada direktori c:/php
- Ganti (replace) ;extension=php_oracle.dll dengan extension=php_oracle.dll untuk menghilangkan tanda ; (titik koma)
- Terakhir restart Apache

Setelah langkah diatas Anda lakukan, Apache sudah terkonfigurasi dengan PHP dan Anda pun sudah bisa mengakses database Oracle melalui PHP.

ok, selamat mencoba (^_^)

Wassalamu’alaikum wr. wb.

from eramoslem.com