Archive for June, 2005

Tuk yang mencari seseorang….dan yang sudah dapat…(Puisi)

Wednesday, June 29th, 2005

Bismillah,

Ketika diri mencari sinar
Secebis cahaya menerangi laluan
Ada kalanya langkahku tersasar
Tersungkur di lembah kegelapan
Bagaikan terdengar bisikan rindu
Mengalun kalimah menyapa keinsafan
Kehadiranmu menyentuh kalbu
Menyalakan obor pengharapan
Tika ku kealpaan
Kau bisikkan bicara keinsafan
Kau beri kekuatan, tika aku
Diuji dengan dugaan…
Saat ku kehilangan keyakinan
Kau nyalakan harapan
Saat ku meragukan keampunan Tuhan
Kau katakan rahmat-Nya mengatasi segala
Menitis airmataku keharuan
Kepada sebuah pertemuan
Kehadiranmu mendamaikan
Hati yang dahulu keresahan
Cinta yang semakin kesamaran
Kau gilap cahaya kebahagiaan
Tulus keikhlasan menjadi ikatan
Dengan restu kasih-Mu, oh Tuhan
Titisan air mata menyubur cinta
Dan rindu pun berbunga
Mekar tidak pernah layu
Damainya hati
Yang dulu resah keliru
Cintaku takkan pudar diuji dugaan
Mengharum dalam harapan
Moga kan kesampaian kepada Tuhan
Lantaran diri hamba kerdil dan hina
Syukur sungguh di hati ini
Dikurniakan teman sejati
Menunjuk jalan dekati-Nya
Tika diri dalam kebuntuan
Betapa aku menghargai
Kejujuran yang kau beri
Mengajarku mengenal erti
Cinta hakiki yang abadi
Tiada yang menjadi impian
Selain rahmat kasih-Mu Tuhan
Yang terbias pada ketulusan
Sekeping hati seorang insan
Bernama teman
by: U N I C
————————————————————————-
bwat semua teman2 yg sedang mencari teman
sejati dan berusaha menjadi teman sejati.
^_^ tp jgn lupa guys, Allah adalah Kawan sejati yg
sangat SETIA, so kenali n cintai DIA ^_^
send by abdul muhit (my friend)

Menangi Duel Classico, Brasil Juara

Wednesday, June 29th, 2005

Triobrasiliano Brasil akhirnya merengkuh juara Piala Konfederasi 2005 usai membenamkan Argentina 4-1 pada duel el classico di Frankfurt. Sukses ini juga bermakna ganda bagi ‘Tim Samba’. Selain sukses membalas kekalahan di pertemuan terakhir pada kualifikasi Piala Dunia 2006 lalu, Brasil pun memastikan gelar kedua di Piala Konfederasi setelah tahun 1997 silam. Partai antara Argentina dan Brasil, bisa diibaratkan merupakan kiblat calon finalis Piala Dunia 2006 mendatang, selain karena mereka merupakan penguasa daratan Amerika Latin.

Keperkasaan duel kedua tim pun sudah tampak sejak masa lampau, dimana keduanya saling mengalahkan. Pertemuan terakhir terjadi di arena babak kualifikasi Piala Dunia 2006, dimana ketika itu Argentina menang 3-1 di Buenos Aires.

Terlepas dari itu, final di turnamen kali ini, tentu saja menjadi ajang pembuktian siapa yang terbaik tahun ini menjelang Piala Dunia 2006 nanti digelar, baik itu dari segi kualitas permainan maupun adu strategi dari kedua pelatih.

Menjelang laga ini sendiri, tim yunior Brasil tumbang ditangan tim yunior Argentina pada Piala Dunia U-20 yang berlangsung di Belanda kemarin malam. Besar harapan, semangat pasukan Samba tersuntik akan hal itu guna membalas yuniornya.

Bermain di kota Frankfurt, kedua tim sama-sama bermain ngotot sejak menit awal. Bahkan, keduanya pun silih berganti melakukan serangan-serangan berbahaya.

Namun, ternyata Brasil lebih beruntung dimana dua gol sukses tercipta hanya dalam waktu lima menit di 20 menit babak pertama. Gol pertama disumbangkan lewat tendangan jarak jauh Adriano di menit ke-11 sebelum diperbesar oleh tendangan jarak jauh Kaka lima menit kemudian.

Tercengang oleh dua gol Brasil, para pemain Argentina pun berusaha mengembangkan permainan. Sayang, beberapa peluang yang tercipta gagal dimanfaatkan menjadi gol.

Namun begitu, menjelang 15 menit terakhir babak pertama, anak-anak Tango tetap menguasai jalannya pertandingan. Bahkan, beberapa kali skuad Jose Pekerman ini mendapatkan peluang menyamakan kedudukan. Peluang terakhir Argentina didapat melalui tendangan Javier Zanetti yang melebar di sisi kiri gawang Brasil.

Sementara Brasil, meski lebih banyak ditekan hingga menit akhir babak pertama, mereka pun juga sering menghadirkan kejutan bagi lini belakang Argentina yang digalang Fabricio Coloccini dan Gabriel Heinze lewat penetrasi Ronaldinho.

Terlepas dari itu semua, atap Stadion di Frankfurt terlihat mengalami kebocoran, sehingga air hujan turut mengganggu area tendangan penjuru yang digunakan pemain.

Di babak kedua, Argentina boleh tetap menguasai jalannya pertandingan, tapi, permainan kolektif yang dikembangkan pemain Brasil justru membuat mereka unggul 3-0 ketika pertandingan baru berjalan dua menit.

Brasil memperbesar keunggulan menjadi 3-0 berkat gol yang dicetak oleh Ronaldinho usai menerima umpan pemain bertahan, Cicinho. Dalam kondisi unggul 3-0, Brasil pun giliran tampil dominan. Bahkan, beberapa kali pergerakan Robinho, Kaka dan Ronaldinho sering membahayakan gawang German Lux.

Tidak hanya itu saja, di menit ke-63, Cicinho kembali menunjukkan aksinya memberi assist kepada Adriano untuk ditanduk dan mengubah kedudukan menjadi 4-0.

Namun, nampaknya semangat pasukan Argentina akhirnya terlecut usai tertinggal 4-0 ini, menyusul gol balasan hasil tandukan Pablo Aimar menyongsong umpan silang Cesar Delgado dua menit kemudian.

Akan tetapi, satu gol tersebut nampaknya hanya jadi penghibur bagi pendukung Argentina yang berada di Frankfurt. Pasalnya, seluruh peluang tambahan baik yang didapat Carlos Tevez, Juan Pablo Sorin maupun beberapa pemain lainnya, selalu dapat digagalkan oleh penjaga gawang Brasil, Dida.

Dan tidak hanya itu saja, semangat para pemain Argentina untuk menyusul ketinggalan terbentur oleh beberapa kali peluang Brasil menambah keunggulan, baik lewat Adriano, Robinho, Kaka maupun Ronaldinho. Dan hasil akhir pun tetap tak berubah 4-1 untuk Brasil.

Atas keberhasilan ini, Brasil berarti meraih sukses ganda. Selain berhasil membalas kekalahan di pertemuan terakhir pada laga babak kualifikasi Piala Dunia 2006 lalu, mereka dipastikan sukses meraih Piala Konfederasi untuk yang kedua kalinya semenjak 1992, Piala Konfederasi yang pertama diraih pada tahun 1997.

[Tri]

Kunantikan Janji Mimpi Liarku

Tuesday, June 28th, 2005

Apakah…….ini semua……sudah digariskannya………?:P:D:Q:S

Dulu………….

Kau masuki celah dalam lorong hampa hatiku

menerangi sudut kalbu yang kelam

menikam kehampaan yang terpenjara

mengikis kerasnya pilu membatu.

Kebencianku telah terpasung

dan berganti benih kerinduan

tumbuh menjuntai berkawan harapan

dengan iringan senyum terulur panggilan

Dan kini,

Syairku mati bersama kepergianmu

tapi iramanya setia mengalun

menyibak kelu dan tangis kerinduan

dibalik tirai kelabu penantianku.

Ujaran kata pamit telah bergema

teriring senyum perpisahan

kan kurajut rindu bersama sepi dan harapan
menantikan janji dalam mimpi liarku.

sumber: sariword.com

Doa Ini Untukmu …

Tuesday, June 28th, 2005

Untuk orang yang ada dihati anda, siapa saja……….. Doakanlah dia… Or forward blogger dari saya ini ke dia….hmmmm. semoga saja memberikan berkah untuk kita semua, amin. Doa Ini Untukmu … Ya Allah bentuklah dirinya menjadi hamba yg cukup kuat untuk menyadari manakala ia lemah dan cukup berani menghadapi diri sendiri manakala diri takut jadikanlah dia hamba yg selalu memiliki rasa bangga dan keteguhan dalam kekalahan rendah hati serta jujur dalam kemenangan bentuklah dia menjadi hamba yg kuat dan mengerti mengetahui dan kenal akan diri sendiri adalah dasar dari segala ilmu yg benar Ya Allah… janganlah dirinya dibimbing atas jalan yg mudah dan lemah bimbinglah dia dibawah tempa dan desak kesulitan tentangan hidup bimbinglah dia supaya teguh berdiri di tengah badai berbelas kasih kepada mereka yg jatuh bentuklah dia menjadi hamba yg berhati bening dengan cita meninggi langit seorang hamba yg sanggup memimpin diri sendiri sebelum ia berhajat memimpin orang lain seorang hamba yg menjangkau ke hari depan tapi tak lupa masa lampau Ya Allah… dan setelah segala menjadi miliknya semoga dia dilengkapi hati yg ringan utk bersungguh hati tapi jgn sesekali menganggap dirinya terlalu berkesungguhan berikanlah kepadanya kerendahan hati kesederhanaan dari keagungan hakiki fikiran cerah dan terbuka bagi sumber kearifan dan kelembutan dari kekuatan sebenarnya Dan aku akan berbisik "Hidupnya tidaklah sia-sia" dan ia melafazkan "Hayatku Penuh Bermakna" original message from :Ismundarti

Wanita : Akal Senipis Rambutnya

Monday, June 27th, 2005

Jangankan lelaki biasa, nabi pun terasa sunyi
tanpa wanita.
Tanpa mereka, fikiran dan perasaan lelaki akan
resah.
Masih mencari walau ada segalanya.
Apa yang tiada dalam syurga?
Namun adam tetap rindukan hawa.

Dijadikan wanita daripada tulang rusuk yang
bengkok.
Untuk diluruskan oleh lelaki.
Tetapi seandainya lelaki itu sendiri tidak lurus,
Mana mungkin kayu yang bengkok menghasilkan
bayang yang lurus.

Luruskanlah wanita dengan jalan yang ditunjuk
oleh Allah,
Kerana mereka diciptakan sebegitu rupa oleh Allah.
Didiklah mereka dengan panduan darinya.
Jangan cuba menjinakkan mereka dengan harta,
kerana nantinya mereka
semakin liar.

Janganlah hiburkan mereka dengan kecantikan,
kerana nantinya mereka
akan semakin derita. Kenalkan mereka kepada
Allah, zat yang kekal. Di situlah punca kekuatan
dunia.

Akal senipis rambutnya, tebalkanlah ia dengan
ilmu.
Hati serapuh kaca, kuatkanlah ia dengan iman…
Perasaan selembut sutera, hiasilah ia dengan
akhlak.

Suburkanlah ia kerana dari situlah nantinya…
Mereka akan lihat nilaian dan keadilan Rab…
Bisikkan ke telinga mereka bahawa kelembutan
bukan suatu kelemahan..
Ia bukan diskriminasi Allah… sebaliknya di situlah
kasih dan sayang
Allah…

Wanita yang lupa hakikat kejadiannya…
Pasti tidak akan terhibur, dan tidak akan
menghiburkan…
Tanpa iman, ilmu dan akhlak..mereka tidak akan
lurus…
Bahkan akan semakin membengkok…
Itulah hakikatnya andai wanita tidak kenal
Rabbnya…

Bila wanita menjadi derhaka… pasti dunia lelaki
akan menjadi huru
hara….
Lelaki pula janganlah mengharapkan ketaatan
semata-mata…
Tapi binalah kepimpinan…
Pastikan sebelum wanita menuju ilahi, pimpinlah
diri kepadanya…
Jinakkan diri kepada allah…
Nescaya akan jinaklah segala-galanya di bawah
pimpinanmu…
Janganlah mengharapkan isteri semulia Fatimah
Az-Zahra’
Seandainya dirimu tidak sehebat saidina Ali
karamallahuwajhah

Bahagialah mereka yang diamnya berfikir,
Memandangnya mengambil
pelajaran,
mendengarnya mengambil hikmah, dan dalam
tindakannya mengenal indahnya
ajaran Islam

Pergi Untuk Kembali - Ello

Monday, June 27th, 2005

Lagu yang lagi nge-hits…coba dengerin dech,
kalau perlu ambil radio kalau belum punya
lagunya…heheh…

start here

Walaupun langit pada malam itu bermandikan
cahaya bintang
Bulanpun bersinar betapa indahnya
Namun menambah kepedihan…ooh…

Ku akan pergi meninggalkan dirimu
Menyusuri liku hidupku
Janganlah kau bimbang dan janganlah kau ragu
Berikanlah senyuman padaku…

Reff :
Selamat tinggal kasih
sampai kita jumpa lagi
Aku pergi…Takkan lama..
Hanya sekejap saja ku akan kembali lagi
Asalkan engkau tetap menanti

Puisi - Andai !!!!!

Monday, June 27th, 2005

Silahkan dibaca yaa….ini ungkapan rasa hati…
Sebuah puisi yang sudah terbuat beberapa tahun
lalu….!!!! hiks….

Hanya ku dapat mengharap tuk dapat menjadi
milikmu.
walau detik berlari, ku kan slalu mendambamu.
bila bintang jatuh ku kan minta dicintamu.
kuingin kau jadi bunga mimpiku/bersamamu
kan kurasa rinduku/kuingin kau kan bersanding
denganku/pastikan
bintang kan terangi malammu selalu.dan tak akan
kau pun terjaga
dari tidurmu.
dan bila esok datang kan kukatakan cinta padamu.
mungkin pernah ada satu yang kurasa.
di dalam hatiku yang slalu ada dirimu,
namun bagaimana cara tuk ungkapkan.
semua yang ada dan tiada kan pernah sirna.

Seandainya ia tau
kan ku lukis awan putih menjadi biru

andai ia bisa mengerti
kan ku terbitkan matahari dimalam hari

andai ia membuka pintu hatinya
kan kan kutumbuhkan mawar di ladang ilalang

tetapi………

saat ini ia tak tau
serasa awan hitam mengitari diriku

kini ia tak mengerti
seakan kegelapan malam menyelimuti diriku

dan ia pun tak akan pernah membuka pintu
hatinya
terasa ilalang duri yang beracun yang ada di dalam
hatiku
apaan nich?

Seandainya Rasulullah ke rumah kita

Monday, June 27th, 2005

Bayangkan apabila Rasulullah SAW dengan seijin
Allah tiba-tiba muncul mengetuk pintu rumah
kita…….. Beliau datang dengan tersenyum dan
muka bersih di muka pintu rumah kita,
Apa yang akan kita lakukan ? Mestinya kita akan
sangat berbahagia, memeluk beliau erat-erat dan
lantas mempersilahkan beliau masuk ke ruang
tamu kita. Kemudian kita tentunya akan meminta
dengan sangat agar Rasulullah SAW sudi
menginap beberapa hari di rumah kita.
Beliau tentu tersenyum……..

Tapi barangkali kita meminta pula Rasulullah SAW
menunggu sebentar di depan pintu karena kita
teringat Video CD rated R18+ yang ada di ruang
tengah dan kita tergesa-gesa memindahkan dahulu
video tersebut ke dalam.
Beliau tentu tetap tersenyum……..

Atau barangkali kita teringat akan lukisan wanita
setengah telanjang yang kita pajang di ruang tamu
kita, sehingga kita terpaksa juga memindahkannya
ke belakang secara tergesa-gesa. Barangkali kita
akan memindahkan lafal Allah dan Muhammad
yang ada di ruang samping dan kita
meletakkannya di ruang tamu.
Beliau tentu tersenyum…….

Bagaimana bila kemudian Rasulullah SAW
bersedia menginap di rumah kita ? Barangkali kita
teringat bahwa anak kita lebih hapal lagu-lagu barat
daripada menghapal Sholawat kepada Rasulullah
SAW. Barangkali kita menjadi malu bahwa anak-
anak kita tidak mengetahui sedikitpun sejarah
Rasulullah SAW karena kita lupa dan lalai
mengajari anak-anak kita.
Beliau tentu tersenyum……..

Barangkali kita menjadi malu bahwa anak kita
tidak mengetahui satupun nama keluarga
Rasulullah dan sahabatnya tetapi hapal di luar
kepala mengenai anggota Power Rangers atau
Kura-kura Ninja. Barangkali kita terpaksa harus
menyulap satu kamar mandi menjadi ruang Shalat.
Barangkali kita teringat bahwa perempuan di rumah
kita tidak memiliki koleksi pakaian yang pantas
untuk berhadapan kepada Rasulullah SAW.
Beliau tentu tersenyum……..

Belum lagi koleksi buku-buku kita dan anak-anak
kita. Belum lagi koleksi kaset kita dan anak-anak
kita. Belum lagi koleksi karaoke kita dan anak-
anak kita. Kemana kita harus menyingkirkan
semua koleksi tersebut demi menghormati
junjungan kita ?Barangkali kita menjadi malu
diketahui junjungan kita bahwa kita tidak pernah ke
masjid meskipun azan berbunyi.
Beliau tentu tersenyum……..

Barangkali kita menjadi malu karena pada saat
maghrib keluarga kita malah sibuk di depan TV.
Barangkali kita menjadi malu karena kita
menghabiskan hampir seluruh waktu kita untuk
mencari kesenangan duniawi. Barangkali kita
menjadi malu karena keluarga kita tidak pernah
menjalankan sholat sunnah. Barangkali kita
menjadi malu karena keluarga kita sangat jarang
membaca Al Qur’an. Barangkali kita menjadi malu
bahwa kita tidak mengenal tetangga-tetangga kita.
Beliau tentu tersenyum…….

Barangkali kita menjadi malu jika Rasulullah SAW
menanyakan kepada kita siapa nama tukang
sampah yang setiap hari lewat di depan rumah
kita. Barangkali kita menjadi malu jika Rasulullah
SAW bertanya tentang nama dan alamat tukang
penjaga masjid di kampung kita.
Betapa senyum beliau masih ada di situ……..

Bayangkan apabila Rasulullah SAW tiba-tiba
muncul di depan rumah kita……
Apa yang akan kita lakukan ? Masihkah kita
memeluk junjungan kita dan mempersilahkan
beliau masuk dan menginap di rumah kita ?
Ataukah akhirnya dengan berat hati, kita akan
menolak beliau berkunjung ke rumah karena hal itu
akan sangat membuat kita repot dan malu.

Maafkan kami ya Rasulullah………
Masihkah beliau tersenyum ?
Senyum pilu, senyum sedih dan senyum getir……..
Oh betapa memalukannya kehidupan kita saat ini
di mata Rasulullah……..

from Farid Fachrudin

Wajah Allianz Arena

Sunday, June 26th, 2005
13487055560678sSeusai memastikan diri meninggalkan Olympiastadion, Bayern Muenchen dan rival sekotanya, TSV 1860, menatap sebuah stadion baru yang dipergunakan untuk menjamu lawan-lawannya mulai musim 2005/06. Seperti apa wajah Allianz Arena, stadion baru tersebut?
Stadion megah ini dibangun oleh perusahaan asuransi Jerman, Allianz, sehingga nama perusahaan pun dilekatkan menjadi nama stadion — satu hal yang kini mulai menjadi kebiasaan di mana perusahaan menjadi nama stadion seperti halnya Emirates Stadium, kandang baru Arsenal. Allianz berhak membubuhkan namanya di stadion milik pemda Muenchen ini setelah menjalin ikatan sponsor jangka panjang dengan akhir kontrak 30 Juni 2021.
Allianz diramal akan menjadi ciri khas baru kota Muenchen dan sekaligus menjadi pusat kegiatan warga kota dalam menghabiskan waktu senggangnya. Selama ini warga Muenchen selalu terpusat ke kompleks Olimpiade Muenchen jika ingin melakukan rileks sehari-hari.
Allianz Arena dibangun oleh konsorsium yang tediri dari dua perusahaan yaitu Alpine Bau Deutschland dan biro arsitek asal Swiss, Herzog and de Mueron. Konsorsium menerapkan konsep futuristik dan inovatif khas Jerman sebagai negara maju.
<b>Statistik Allianz</b>
Lapangan parkir Allianz memiliki daya tampung paling luas di seantero Eropa. Halaman parkir dapat menampung 9.800 mobil dengan empat tingkat di bagian luar. Sedangkan di bagian dalam dapat menampung 1200 kendaraan dengan dua tingkat. Bukan saja mobil, pengelola juga menyediakan jalur khusus bis yang dapat menampung 350 bis (240 di bagian Utara dan sisanya di Selatan).
Dibangun sejak tanggal 21 Oktober 2002, Allianz memiliki daya tampung 66.000 tempat duduk yang seluruhnya tertutup oleh atap. Dari jumlah itu, 20.000 kursi berada di tingkat bawah, 24.000 di tengah, dan 22.000 berada di tribun atas.
Sementara di bagian Utara dan Selatan disediakan 2.200 kursi untuk pers dan kelas bisnis. Allianz juga menyediakan 106 tribun VIP yang mampu mencakup 1374 tamu kehormatan. Sedangkan untuk para penyandang cacat dan juga para pengantarnya diberi tempat khusus di dekat pintu masuk pemain ke lapangan dengan jumlah kursi 200.
Di bagian dalam stadion, pengelola juga membangun sebuah taman bermain untuk anak-anak, kios, dan toko souvenir klub. Pengelola juga membangun perkantoran, aula pertemuan, dan memanjakan para wartawan dengan ruangan media yang sangat luas.
Bagi para penonton tak perlu khawatir jika perut terasa lapar karena pengelola telah menyediakan lahan seluas total 7000 m² yang dapat menampung 28 kios serta dua restoran fans. Untuk pendukung TSV berada di sisi Utara, sementara bagi fans Bayern di sebelah Selatan. Restoran juga tersedia untuk kelas VIP dengan jumlah tampung 400 orang serta kafetaria wartawan dengan jumlah kursi 350.
Sementara untuk tim juga dimanjakan dengan fasilitas. Pengelola menyediakan empat kamar ganti (1 untuk Bayern, 1 untuk TSV, dan 2 untuk tim tamu). Pelatih pun mendapat ruang ganti khusus dengan jumlah empat buah dan dua buah untuk wasit. Sebagai arena untuk pemanasan, setiap tim mendapat satu ruangan dengan luas masing-masingnya 110 m².
Setiap tim juga akan mendapat ruang pemijatan seluar 40,5 m², ruang perawatan medis seluas 21 m², dan ruang tehnik seluas 4,7 m².
<b>Teknologi Maju</b>
Yang menakjubkan dari stadion ini adalah jumlah lampunya yang luar biasa banyaknya. Menggunakan 4.250 lampu tunggal, daerah yang mendapat penerangan mencakup 24.000 m² dengan kebutuhan total listrik sebesar 1,47 megawatt. Setiap lampu yang memiliki panjang 3,5 m terdiri dari 6 lampu neon (58 watt) dan tiga starter.
Lampu tidak hanya menerangi bagian dalam stadion, tetapi juga dinding luarnya yang dapat diubah-ubah bentuknya. Disesuaikan dengan warna kostum dua klub penghuni stadion, maka lampu akan memiliki kombinasi putih, merah, dan biru. Mengantisipasi besarnya kebutuhan listrik yang secara kapasitas penuh mencapai 506 KW per jam, pengelola menyediakan 5 transformer supply. Pengelola juga mengantisipasi ancaman kerusakan pada motor lampu dengan melakukan pergantian cahaya selama dua menit sekali dengan operasi komputer.
Sementara untuk atap (kanopi), para arsitek mengembangkan konsep transparan yang dapat mengatur kekuatan suhu matahari. Dari total atap seluas 38.000 m², bagian utama seluas 60% mengggunakan unsur baja, sedangkan sisanya (40%) menggunakan unsur jaring baja. Karena stadion dapat digunakan pula untuk teater dan pertunjukan musik maka atap stadion dibuat fleksibel agar dapat dibuka dan ditutup secara otomatis dengan 51 penggerak elektrik.
Kanopi juga akan menyerap 98% tenaga matahari dengan pengaturan sinar yang cukup realistik untuk menyinari rumput lapangan. Seluruh atap memiliki ciri dapat membersihkan sendiri dengan operasi otomatis.
<b>Lapangan Allianz</b>
Lapangan Allianz menggunakan standar FIFA dengan ukuran 68 m x 105 m dari total permukaan sebesar 72 m x 111 m. Namun guna memasang rumput yang dapat dibongkar pasang itu, para pekerja membutuhkan waktu selama dua setengah hari. Setiap blok rumput memiliki besar 2,2 m x 15 m dan Allianz membutuhkan sekitar 250 blok dengan jumlah angkutan 20 truk setiap jamnya.
Seperti diketahui, lapangan di negara maju sudah bebas dari ancaman banjir sederas apapun hujan yang turun. Hal yang sama juga dijamin di Allianz yang menggunakan saluran drainase sepanjang total 2 km di bawah lapangan. Tidak hanya mengantisipasi hujan, arsitek juga memasang fasilitas pemanas guna musim dingin dan salju. Arsitek memasang pipa berukuran diameter 2,3 cm untuk pemanas dengan total panjang 27 Km. Seluruh fasilitas pemanas itu dikontrol dengan peralatan manual dan otomatis yang dapat menghadirkan suhu antara 35-50 °C.
Stadion akan segera dibuka untuk umum pada tanggal 31 Mei 2005 mendatang dengan menampilkan sebuah festival. Selain akan digunakan oleh Bayern dan TSV, Allianz juga akan menjadi salah satu stadion Piala Dunia 2006 guna partai pembukan pada tanggal 9 Juni 2006.
"Kami tidak berperan aktif dalam pemilihan stadion ini, tetapi kemudian berakhir secara menyenangkan. Allianz Arena akan menjadi babak baru sejarah sepakbola kota ini dan kedua klub. Saya yakin seluruh suporter akan merasa di rumah sendiri serta tak sabar menunggu partai <i>derby</i> pertama di sini," ucap presiden TSV, Karl-Heinz Wildmoser.
<b>[Hdn/Allianz-Arena.org/Photo: AFP/Reuters]</b>

Jangan Bermain Api - sebuah resonansi

Saturday, June 25th, 2005

Kisah nyata ini terjadi sekitar setengah tahun yg lalu dialami oleh sahabatku.

Awal mula kisah ini terjadi karena kebiasaan Dora selalu ramah dan kelihatan energik dimata teman-teman sekantornya, temen-temen kerjanya sangat senang dan antusias pada kepribadian Dora. Entah itu rekan sejawat, lain departemen dan lain perusahaan yg berkantor di bilangan Sudirman sebagian pasti mengenal sosok Dora yg Santun, suka tersenyum walau belum kenal, dan suka menyapa pada siapa saja yg satu lantai dan satu lift sama dia.

Pada awalnya sih oke-oke saja, Dora banyak sahabat dan teman-teman dekat, dan aku satu dari sahabat dekatnya sangat tau bahwa Dora orangnya suka berkoloni dan suka hal-hal yg nyerempet-nyerempet bahaya.

Suatu hari Dora berkenalan dengan Executive Muda yg juga kerja di bilangan Sudirman sebuah perusahaan swasta Nasional yg cukup bonafide. Seperti biasa Dora saling tegur sapa dan sepertinya tidak ada masalah dengan perkenalan singkat tersebut.Dan perkenalan singkat itu sampai juga kepadaku, sebagai sahabat dekat dia langsung nyerocos kesana-kemari bahwa dia dapat kenalan baru. Pada awalnya aku sudah warning ama dia, Ati-ati lu Ra…. Anak dan suami di rumah, jangan sampai kebablasan lu… selorohku sambil aku berlalu dari hadapan dia.

E… amit-amit ya…. lu ngerti sendiri kan Ris, aku nggak mungkinlah sampai sejauh itu, lu sendiri ngerti kan gimana gue…celetuknya dan kelihatan ada amarah diwajahnya, aku langsung menghampiri Dora, Sory gue sebagai sahabat cuman kasih inget ama elu, kalo lu udah ngerti ya baguslah.

Dan setelah peristiwa itu aku juga nggak ambil pusing dengan Dora, karena kupikir mereka tidak ada kelanjutannya, dan Dora kan udah ngerti bahwa dia juga udah ngomong kalau cuman sekedar temen aja.

Peristiwa yg tidak terbayangkan terjadi, sekitar dua bulan setelah perkenalan mereka. Suatu siang Dora tergopoh-gopoh mendatangi ruanganku, Ris ntar makan siang ama gue ya, ada yg ingin gue omongin ama elu, ok
Setelah jam menunjukkan jam setengah 12 dia sudah berdiri didepan meja kerjaku. Ayo… buruan kantin keburu penuh lo… selorohnya. Dengan berat hati aku tinggalkan kertas-kertas kerjaku yg masih menumpuk, kuikuti Dora menuju kantin terbuka di tengah lantai 14.

Ris, gimana nih….kata pembuka dari mulut dora, emangya ada apa Ra? Gue jatuh hati ama orang itu Ris? aku semakin penasaran, orang mana Ra?gue kan nggak ngerti temen lu banyak banget, lagian lu gila ya… lu udah punya suami, punya anak, lu udah nggak waras apa ? sergahku.

Iya Ris, gue ternyata rapuh oleh bujukan, rayuan, sanjungan dan sapaan dia setiap hari ris, gue jadi lupa daratan.setiap hari telepon, sms, dan email ke gue. Lagian pas itu gue lagi nggak suka dengan sikap suami gue ris, yg kayaknya sudah tidak memperhatikan gue lagi, setiap hari suami gue hanya ngurusin anak, cari obyekan sana-sini , pulang kerumah sudah malam dan kalau nggak kebeneran dikit aja, dia marah-marah ama gue. Setiap hari gue kayaknya sudah tidak diperhatikan lagi ama suami gue. Gue sakit hati ris, makanya semua peristiwa ini gue ceritain ama Arya, kejelekan suami gue, gue ceritain ke Arya dan gue jadi deket ama dia. Entah kenapa gue sekarang nggak peduli lagi ama suami gue, anak gue. Toh jika retak keluarga ini Arya mau menerima gue apa adanya.

Gila lu Ra… suaraku keras, dan semua mata tertuju kepadaku. Aku jadi malu dan pura-pura aja aku cuek. Ra.. nggak salah lu… apa lu bilang lu udah sebegitu parahkah ? Dulu lu harus berjuang mati-matian ngedapatin suami lu, sudah begitu lama dan gue sempat iri ama elu, mempunyai suami yg ganteng, bertanggung jawab dan kelihatannya suamimu setia, dilihat dari faktor agama, suamimu juga typecal orang yg taat beribadah. Apa yg kurang di matamu Ra, kalau sekarang suamimu berubah pasti ada yg menyebabkan demikian. Gue yakin elu hanya mengikuti nafsu dan dorongan syetan yg telah membelenggu imanmu, Inget Dora Arya juga sudah berkeluarga, tidaklah mungkin jika arya akan menikahimu. Lu ngerti sendiri kan Lelaki, tukang bual sana-sini, dia akan senang jika keluarga elu berantakan. Sudah sejauh mana lu ama arya ? sergahku…

Sudah jauh Ris… kita udah merencanakan segalanya, mulai dari perceraian antara gue dan suami gue, setelah bercerai nanti dia juga mau bercerai, katanya sih dia juga nggak cocok ama bininya. Bininya bawel suka ngatur dan mau menangnya sendiri. Pokoknya gue udah mantap ris mau cerai ama mas Antok.

Ra….sebelum lu terlanjur dan menyesal lu pikirin dulu, belum tentu hal yg lu lihat sekarang ini akan mejadi kenyataan setelah lu ada disana, cetusku. Sekarang kelihatan indah dan lu ingin lari dari kenyataan hidup dan tantangan dalam rumah tanggamu, tapi belum tentu apa yg lu bayangin indah akan lu nikmati seindah bayanganmu, itu aja yg bisa gue berikan ke elu, sebagai sahabat, gue hanya ingin elu kembali ke keluarga elu ke suami dan anak elu, jangan melihat fatamorgana yg tampak sejuk didepan lu, setelah lu dekat hanya padang pasir yg kering kerontang. Itu pesen gue Ra.

Makan siang itu, menjadi makan siang terakhirku dg Dora. Setelah itu gue nggak ngerti lagi kelanjutan hubungan antara Dora dan Arya.Dan setalah kurang lebih dua bulan dari dora ceritain semuanya itu, aku mendengar Dora resmi bercerai dengan Antok suaminya. Banyak orang dikantor tidak percaya akan hal itu. Dan kayaknya Antok sudah tidak bisa menahan keinginan Dora yg ingin berpisah dengannya.

Peristiwa terakhir yg aku ketahui, ternyata apa yang ku omongkan ke Dora menjadi kenyataan, Arya tidak menceraikan istrinya, dan dora hanya dijadikan begundik dan pemuas nafsu Arya. Dora keluar dari kerjaanya karena malu dengan teman-temannya. Setelah beberapa bulan aku telah melupakan Dora, sahabatku yg malang itu, setelah pulang kerja aku kaget diberanda terasku kulihat Dora dengan pakaian yg mengenaskan, rambut awut-awutan dan wajah yg jauh dari sapuan make-up, mata yg sayu. Aku nyaris tidak mengenalnya, Dora yg dulu ceria, cerewet, dan banyak omong sekarang terpaku kaku dihadapanku. Dora…. dari mana aja elu…. hayo masuk kedalam, buru-buru aku buka pintu rumahku.

Setelah aku buatin minum dan beberapa toples snack kubawa keruang tamu, aku duduk dihadapannya. Dora tertunduk lesu dan tidak berani menatapku. Ra… dari mana aja lu… kok pakaian dan rambutmu acak-acakan gitu… sekarang lu dimana ra ?

Lama sekali dia menjawab pertanyaanku… Ris…. ternyata apa yg elu bilang ke gue benar adanya….dia mulai mengis…sekarang gue.. diusir dari kost gue.. ris, arya sudah gak ngurusin gue lagi….gue nggak ngerti lagi mau pergi kemana ris, makanya gue beranikan diri ke elu ris, karena gue yakin elu mau nolongin gue. Aku sangat terharu dan sedih mendengar semua itu. Sahabatku yg dulu periang, santun, ramah sekarang tiada daya dihadapanku. mengemis untuk dapat tidur dirumahku.

Setelah aku berembuk dg sumaiku, suamiku sih oke-oke aja namanya menolong temen. Ya udah malam itu Dora bermalam ditempatku sampai beberapa malam. Setiap malam dia menceritakan pengalaman hidupnya. Pertama sih Arya sangat menyayanginya, tetapi lambat laun istrinya tau kalau arya main perempuan dg Dora, maka dilabraknya dora dan mulai detik itu Arya berubah 180 derajat.Dia sudah lupa dengan janji-janji yg telah ia ucapkan. Dora merana… sudah kehilangan suami yg menyayanginya, anak yg menggemaskan.

Semua sudah terjadi ibarat Nasi sudah menjadi Bubur, penyesalan adanya dibelakang. Semoga cerita sahabatku ini bisa menjadikan cermin bagi diri kita masing-masing.

Jangan melihat dengan mata tapi lihatlah dengan hati, Jangan merasakan dengan tangan dan lidah kita tapi rasakan dan nikmati dengan hati nurani kita. Ada kalanya kita melihat pasangan kita berubah tetapi sebenarnya yg berubah adalah kita, ada kalanya pasangan kita marah tetapi sebenarnya kita sendiri tidak sadar dan ikuti alurnya. Semoga cermin diatas mengingatkan kita, seberapa besar komitmen kita untuk membentuk rumah tangga yang kekal dan bahagia baik di dunia dan akherat.

Sumber: Dari Pengalaman Pribadi